Sriwedari, 9 juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8 yang ditempatkan di Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, menggagas program belajar bersama untuk anak-anak desa setempat. Kegiatan ini menyasar anak-anak usia 4 hingga 13 tahun, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan telah berlangsung sejak pekan kedua pelaksanaan KKN.
Program belajar bersama ini digelar secara rutin dua kali dalam seminggu, yaitu pada hari Selasa dan Kamis, pukul 18.00 hingga 19.00 WIB. Bertempat di Pendopo Balai Desa Sriwedari, kegiatan dilaksanakan dengan suasana santai secara lesehan, sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman tanpa tekanan.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil sesuai dengan jenjang kelas masing-masing agar materi yang disampaikan lebih sesuai dengan kemampuan setiap anak. Metode pembelajaran yang digunakan pun dibuat variatif agar tidak membosankan, meliputi permainan edukatif (games), kegiatan menggambar, serta pengisian worksheet yang berfokus pada penguatan literasi dan numerasi.
Koordinator Desa (Koordes) Kelompok 8 KKN Desa Sriwedari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program tambahan sekaligus wadah pendukung untuk menaungi dan menumbuhkan minat belajar anak-anak di Desa Sriwedari. "Program ini kami rancang sebagai kegiatan pendukung di luar jam sekolah, agar minat belajar anak-anak desa sini tetap terjaga dan tersalurkan dengan cara yang menyenangkan," ujarnya.
Sebelum program ini berjalan, tim KKN Kelompok 8 sempat merasa ragu dengan animo yang akan didapat. Mengingat kegiatan digelar pada sore hingga malam hari dan bersifat non-formal di luar jam sekolah, mereka memperkirakan hanya akan diikuti oleh belasan anak saja, bahkan sempat khawatir jumlah peserta yang datang tidak akan konsisten dari minggu ke minggu. Keraguan ini membuat kami mempersiapkan program dengan skenario sederhana, tanpa ekspektasi besar terhadap jumlah partisipan.
Antusiasme anak-anak Desa Sriwedari mematahkan keraguan kami terhadap program ini terbilang tinggi. Sejak awal pelaksanaan, jumlah peserta terus bertambah hingga mencapai kurang lebih 39 anak yang aktif mengikuti kegiatan belajar bersama tersebut. Tingginya minat ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program dalam menarik perhatian anak-anak untuk belajar di luar jam sekolah.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut selama masa KKN berlangsung dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan literasi serta numerasi anak-anak Desa Sriwedari. Selain itu, program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa KKN Kelompok 8 untuk mempererat hubungan dengan masyarakat setempat, khususnya generasi muda desa.