Sriwedari, 26 Juni 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 08 Desa Sriwedari melaksanakan kegiatan pemaparan program kerja yang telah disusun melalui serangkaian diskusi dan perencanaan bersama seluruh anggota kelompok. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sriwedari ini dihadiri oleh Kepala Desa Sriwedari beserta jajaran perangkat desa, anggota Karang Taruna, ibu-ibu PKK, serta para pelaku UMKM yang menjadi sasaran utama program kerja KKN.
Dalam kesempatan tersebut, KKN 08 memperkenalkan program unggulan bertajuk “Digitalisasi UMKM” , sebuah program yang dirancang untuk membantu pelaku usaha di Desa Sriwedari dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha dan pemasaran produk.
Sebelum pelaksanaan program di lapangan, mahasiswa KKN membentuk tiga tim kerja untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara efektif dan terorganisir. Tim pertama bertugas melakukan pendataan UMKM, tim kedua bertanggung jawab pada pelaksanaan dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha, sedangkan tim ketiga berfokus pada proses editing dan penyelesaian berbagai kebutuhan digital yang telah dikerjakan.
Pada saat pemaparan, mahasiswa KKN menjelaskan secara rinci mengenai latar belakang program, tujuan, manfaat, jadwal pelaksanaan, serta beberapa program pendukung yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Sriwedari. Program Digitalisasi UMKM diawali pada tanggal 28–30 Juni 2026 dengan kegiatan pendataan UMKM oleh Tim 1. Pendataan dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi dan kebutuhan pelaku usaha yang ada di Desa Sriwedari. Selanjutnya, pada tanggal 1 Juli 2026, KKN 08 menyelenggarakan kegiatan edukasi mengenai digitalisasi UMKM yang diikuti oleh para pelaku usaha desa. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing usaha. Selain itu, para pelaku UMKM juga diminta mengisi formulir kebutuhan digitalisasi yang mencakup data nama pemilik usaha, nama usaha, nomor WhatsApp, alamat usaha, pembuatan stiker produk, WhatsApp Business, katalog digital, konten promosi, ulasan Google Maps, hingga pendampingan sertifikasi halal.
Tahap berikutnya dilaksanakan pada tanggal 2–10 Juli 2026, di mana Tim 2 turun langsung ke lapangan untuk mengunjungi satu per satu pelaku UMKM di Desa Sriwedari. Pada tahap ini, mahasiswa KKN membantu merealisasikan kebutuhan digital yang telah diajukan oleh pelaku usaha melalui formulir yang telah diisi sebelumnya.
Sementara itu, Tim 3 melaksanakan proses editing dan penyempurnaan berbagai produk digital yang telah dikerjakan pada periode 3–12 Juli 2026. Hasil dari seluruh proses digitalisasi tersebut kemudian diserahkan kepada para pelaku UMKM pada tanggal 13–17 Juli 2026 sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha masyarakat desa.
Selain program utama Digitalisasi UMKM, KKN 08 juga melaksanakan berbagai program pendukung yang bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan manfaat di bidang pendidikan dan sosial keagamaan. Salah satunya adalah kegiatan mengajar di TPQ Masjid Miftahul Jannah yang dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Senin, Rabu, dan Kamis.Di bidang pendidikan, mahasiswa KKN juga mengadakan program Belajar Malam Terbuka bagi siswa tingkat SD hingga SMP yang dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Sriwedari setiap hari Selasa dan Kamis. Kegiatan ini bertujuan membantu siswa dalam belajar sekaligus meningkatkan semangat belajar di luar jam sekolah. Selain itu, KKN 08 turut menyelenggarakan Senam Terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat yang dilaksanakan setiap hari Minggu di Pendopo Balai Desa Sriwedari sebagai upaya mendorong pola hidup sehat dan meningkatkan kebersamaan antarwarga.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa juga berkomitmen untuk aktif berkolaborasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan desa, seperti kerja bakti, pengajian, kegiatan Karang Taruna, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Melalui program Digitalisasi UMKM dan berbagai kegiatan pendukung yang telah dirancang, KKN 08 berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Sriwedari, khususnya dalam meningkatkan kemampuan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital serta memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.